Awal madu yang terasa, manis dan nikmat
Racun terasa ketika semua berlalu
Waktu yang begitu lama membunuh
Fikiran serta hati yang membusuk
Dia...makhluk indah yang meracuni
Dia...ramuan pemati rasa
Dia...waktu yang terus memotong
Dia...sesuatu yang haram untuk dinikmati
Kembali, madu disuguhkan
Masihkan akan terasa madu
Atau racun yang semakin membunuh
Buliran kenikmatan, senyuman, sapaan dan segala hal yang terus diberikan
Haram...serta beracun
Kirim...kirim..kirimkanlah penyelamat.
Penyelamat dari segala nista dan kegelapan.
Kapan..kapan..kapan
Pedang berupa wakty terus menyayat nyayat tanpa ampun.
Membunuh setiap buliran keyakinan yang semakin menipis.
Ampuni...ampuni..ampuni..ketika raga tak mampu menahan tetesan madu hina yang menyegarkan raga.
#16-07-19
#kamarDesa
0 komentar:
Posting Komentar