Sebuah pemberhentian

Jumat, 15 Juli 2016

Satu bagian dari ku terkadang bersorak
Satu bagian lainnya diam tak terkoyak
Menikmati sesak yang membunuh
Terpaku akan sepi yang membiru

Disatu sisi, aku mencoba memahami
Disatu sisi, aku mencoba acuh tak peduli
Apa, apa, dan apa
Tanya yang selalu mengiang dikepala

Tak tau, kapan semua ini akan menemui pemberhentian yang dinanti...
Biar sang pedang yang terus mengoyak tanpa ampun dan kasihan.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Saya insan awam yang mencoba mengasah keterampilan menulis dan bersastra lewat sebuah blog yang sudah tersedia secara gratis ini...silahkan kirim saran anda tanpa menggunakan kata-kata kasar, sara, pornografi. segala saran saya terima, karena tiada kesempurnaan dari semua makhluk di Dunia ini kecuali sang Pencipta Nya
Diberdayakan oleh Blogger.